Letak Geograpi Pulau Lombok
Selat Lombok menandai batas flora dan Fauna Asia, Mulai dari pulau lombok kearah timur, Flora dan Fauna lebih menunjukan kemiripan dengan flora dan Fauna yang di jumpai di Australia daripada Asia. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Allferd Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke - 19 dan untuk menghormatinya maka batas ini disebut dengan Garis Wallace.
Demograpi
Sekitar 80 % penduduk Pulau Lombokadalah SASAK, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar memeluk Agama ISLAM, sisa penduduknya adalah beragama Hindu, Kristen, Budha
Bahasa
Disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional , penduduk pulau Lombok ( terutama suku Sasak ) , menggunakan bahasa Sasak sebagai bahasa utama dalam percakapan sehari - hari . Diseluruh Lombok sendiri bahasa Sasak dapat dijumpai dalam 4 macam dialek yang berbeda yakni dialek Lombok Utara , Tengah , Timur Laut , dan Tenggara . Selain itu dengan banyaknya penduduk suku Bali yang berdiam di Lombok ( sebagian besar berasal dari eks Kerajaan Karangasem ) , di beberapa tempat terutama di Lombok Barat dan Kotamadya Mataram dapat dijumpai perkampungan yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa percakapan sehari - hari .
Agama
Sebagian besar penduduk pulau Lombok terutama suku Sasak menganut agama Islam . Agama kedua terbesar yang dianut di pulau ini adalah agama Hindu , yang dipeluk oleh para penduduk keturunan Bali yang berjumlah sekitar 15% dari seluruh populasi di sana . Penganut Kristen , Buddha , dan agama lainnya juga dapat dijumpai , dan terutama dipeluk oleh para pendatang dari berbagai suku etnis yang bermukim di pulai ini .
Di Lombok Barat bagian utara , tepatnya di daerah Bayan , terutama di kalangan mereka yang berusia lanjut , masih dapat dijumpai para penganut aliran Islam Wetu Telu ( waktu tiga ) . Tidak seperti umumnya penganut ajaran Islam yang melakukan shalat 5 kali dalam sehari , para penganut ajaran ini mempraktikan shalat wajib hanya pada 3 waktu saja . Konon hal ini terjadi karna penyebar Islam secara bertahap dan karna suatu hal tidak sempat menyempurnakan dakwahnya .
Sejarah
Menurut isi Babad Lombok , kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq ( dalam bahasa sasak bearti waktu lampau ) , namun sumber lain yakni Babad Suwung , menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Batara Indera . Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok . Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu . Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik , Langko , Bayan , Sokong Samarkaton dan Selaparang .
Kerajaan Selaparang sendiri muncul pada 2 periode yakni pada abad ke-13 dan abad ke-16 . Kerajaan Selaparang pertama adalah Kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357 . Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir pada tahun 1740 setelah ditaklukan oleh gabungan Kerajaan Karang Asem dari Bali dan Arya Banjar Getas yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat terhadap Selaparang karna permasalahan dengan raja Selaparang .
Sejujurnya minim sekali yang dapat diketahui tentang sejarah Kerajaan Selaparang , terutama sekali tentang awal mula berdirinya . Namun , tentu saja terdapat beberapa sumber objektif yang cukup dapat dipercaya . Salah satunya adalah kisah yang tercatat di dalam daun Lontar yang menyebutkan bahwa berdirinya Kerajaan Selaparang tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah masuknya atau proses penyebaran agama Islam di Pulau Lombok .
No comments:
Post a Comment